income.web.id

Peluang Bisnis, Online dan Offline, Entrepreneurship


Pengusaha Amerika Berinvestasi di Bisnis Ojek


Pengusaha asal Amerika Serikat menyatakan mau berinvestasi di bisnis ojek."Investor Amerika, Arthur Benjamin, sudah komitmen investasi di bisnis kami sebab dia percaya pada idenya," kata Chief Executive Officer Go-jek,Nadiem Makarim di sela-sela Regional Entrepreneurship Summit, di Nusa Dua, Bali, Sabtu 23 Juli 2011.


Menurut Nadiem, dana yang akan dikucurkan oleh investor Amerika tersebut nilainya masih kecil. Dia belum mengatahui jumlahnya. Go-jek adalah perusahaan yang bergerak di bisnis penyediaan layanan transportasi ojek. Layanan berupa bantuan teknologi dan call center untuk pemesanan moda transportasi tersebut.

Perusahaan ini sudah memiliki sekitar 200 mitra ojek. Mereka berharap, mitranya akan bertambah hingga 400 unit ojek. "Tapi, bukan menambah jumlah ojek. Tapi, merangkul ojek yang sudah ada," ujarnya. Go-jek juga sudah memiliki 500 pelanggan. "Kami ingin meningkatkan jumlah pelanggan sampai ribuan," kata Nadiem.

Ide Nadiem dalam memberikan layanan ojek ini diberi penghargaan pada acara Regional Entrepreneurship Summit yang diberikan oleh Global Entrepreneurship Program Indonesia (Gepi). Dari 16 wirausahawan bidang nonteknologi, Go-jek dinilai menjadi yang terbaik.

Menurut Chairman Gepi, Chris Kanter, dari 32 wirausahawan banyak di antaranya yang meminta dana yang tidak cukup besar yaitu sekitar US$ 50 ribu. "Bahkan, ada yang butuh dana US$ 5.370. Nilai itu, sangat kecil," kata Chris.

Artinya, para usahawan pemula ini menghitung kebutuhannya secara presisi. "Padahal, Dia bisa saja dengan gampang mengajukan US$ 10 ribu, tapi ternyata yang diminta hanya US$ 5.370," ujarnya. Biasanya, bantuan dari investor Amerika pada wirausahawan baru, minimal sekitar US$ 25 ribu.

Maka, kata Chris, bukan hanya Arthur, tapi sedikitnya ada dua calon investor yang sudah mulai menjajaki investasi melalui wirausahawan Indonesia. "Saya tahu, karena mereka sudah menanyakan cara-cara untuk berinvestasi pada perusahaan-perusahaan ini," kata Chris.

Para investor kebanyakan menanyakan mekanisme pasca investasi. Terutama untuk melakukan kontrol pada usaha dan penggunaan dana yang sudah ditanamkan. "Sistem kontrol ini perlu karena, para investor jauh dan belum tentu setahun sekali datang ke Indonesia," kata dia.

Namun, sayangnya, Gepi belum merencanakan secara detail bagaimana mekanisme kontrol setelah investor menanamkan modal. "Sebab, saya pikir penyelenggaraan acara yang untuk pertama kalinya ini hanya untuk memperlihatkan iklim usaha pada mereka," kata Chris.

Ke depan, Gepi akan terus mendorong agar semakina banyak wirausahawan baru yang bisa dibantu dan berkembang. Caranya, dengan semakin banyak mendatangan "angel investor" yang bisa mendukung usahawan muda. "Tidak hanya dari luar negeri, tapi juga investor loka," ujarnya.

Sebab, lanjut Chris, perkembangan ekonomi suatu negara bisa terdorong jika 2 persen penduduknya adalah wirausaha. Tapi, di Indonesia, jumlah wirausahawan baru 0,18 persen. Padahal, di Amerika Serikta, jumlah wirausahawan capai 17 persen penduduknya.

Apabila wirausahawan bisa mencapai 2 persen, maka perekonomian bisa didorong untuk tumbuh hingga di atas 7 persen.

sumber : tempointeraktif.com
1 Komentar untuk "Pengusaha Amerika Berinvestasi di Bisnis Ojek"

,,.,KISAH NYATA ,,,,,,,
Aslamu alaikum wr wb..Allahu Akbar, Allahu akbar, Allahu akbar
Bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga dan mencapai kesuksesan yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki, namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang, hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yng saya punya, akhirnya saya menaggung utang ke pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 800 juta , saya stress dan hamper bunuh diri anak saya 2 orng masih sekolah di smp dan sma, istri saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anakanaknya ditengah tagihan utang yg menumpuk, demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue, ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman dan bercerita kepadanya, Alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya, dulu katanya dia juga seperti saya stelah bergabung dengan KI JAMBRONG hidupnya kembali sukses, awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir dan melihat langsung hasilnya, saya akhirnya bergabung dan menghubungi KI JAMBRONG di No 0853-1712-1219. Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari Astagfirullahallazim, Alhamdulilah Demi AllAH dan anak saya, akhirnya 5M yang saya minta benar benar ada di tangan saya, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kini saya kembali sukses terimaksih KI JAMBRONG saya tidak akan melupakan jasa AKI. JIKA TEMAN TEMAN BERMINAT, YAKIN DAN PERCAYA INSYA ALLAH, SAYA SUDAH BUKTIKAN DEMI ALLAH SILAHKAN HUB KI JAMBRONG DI 0853-1712-1219. (TANPA TUMBAL/AMAN).
=======

Download Ebook Gratis